Selasa, 02 Juni 2015

Pentingnya Sosialisasi Sejak Dini

Pentingnya Sosialisasi Sejak Dini


Mengapa proses sosialisasi sangat penting bagi manusia ?
Proses sosialisasi sangat penting bagi manusia karena proses sosialisasi berlangsung sepanjang hidup dan karena manusia adalah makhluk sosial, makhluk yang tidak bisa hidup tanpa orang lain, yang sangat membutuhkan teman, membutuhkan bantuan, membutuhkan keakraban, membutuhkan komunikasi serta membutuhkan interaksi dengan orang lain. Melalui sosialisasi seorang akan terbentuk kepribadian, pembentukan kepribadiannya melalui proses sosialisasi yang dilakukan melalui interaksi sosial, proses sosialisasi yang dilakukan melalui proses pendidikan dan pengajaran.


Manusia memerlukan sosialisasi agar potensi-potensi kemanusiaannya berkembang sehingga menjadi satu pribadi yang utuh dan menjadi anggota masyarakat yang baik. Dengan proses sosialiasasi setiap orang belajar bagaimana mengkoordinasikan perilakunya dengan perilaku orang lain dan belajar bagaimana menyesuaikan diri dengan lingkungan tertentu sesuai dengan peranan yang disandangnya. Setiap orang juga diharapkan menjalankan peranan tertentu dalam kehidupan bermasyarakat.

Apa yang akan terjadi apabila seseorang individu kurang bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya ?
Apabila ada seseorang individu kurang bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya maka seseorang individu tersebut sulit untuk bisa mengenal masyarakat, seseorang tersebut tidak akan menyatu dengan masyarkat lingkungan sekitar, sulit untuk menyesuaikan diri dengan nilai, norma dan struktur sosial dalam masyarakat. Kurang bersosialisasi dengan masyarakat lingkungan sekitar, kepribadian seseorang sulit terbentuk dan tidak sejalan dengan tata nilai dan norma yang dijadikan pedoman serta potensi-potensi yang dimiliki seseorang tidak akan berkembang dengan baik sehingga tidak akan menjadi satu pribadi yang utuh dan anggota masyarakat yang baik.
Maka dari itu kita harus bersosialisasi, contoh sosialisasi : mengikuti pengajian, kerja bakti, mengunjungi anak yatim, memberi bantuan kepada korban bencana alam, gotong royong, dan lain-lain. Nah, berikut merupakan faktor yang mempengaruhi sosiologi.

  1. Kesiapan atau kemantapan pribadi. Pendidikan yang diberikan kepada anak mensyratKan bahwa sosialisasi memerlukan kesiapan dalam menjalani proses tersebut yaitu potensi manusia untuk belajar dan kemampuan belajar.
  2. Lingkungan /sarana sosialisasi. Potensi manusia tidak bisa berkembang secara otomatis melainkan memerlukan lingkungan sosial yang tepat. Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh media sosial.
Berikut bentuk-bentuk Media Sosial :
  1. Keluarga. Merupakan media sosialisasi yang paling utama. Sebab, keluarga merupakan titik utama seseorang dilahirkan.
  2. sekolah. Dapat memperoleh pendidikan dan pengajaran tentang nilai dan norma
  3. kelompok pergaulan / Teman sepermainan. Dalam berinteraksi dengan teman sebaya, seorang anak secara bebas tanpa paksaan dapat menerima ataupun menolak perilaku yang baik sesuai nilai dan norma sosial. Keterlibatan remaja dalam kasus penggunaan narkoba lebih dominan disebabkan adanya pengaruh sosialisasi dari teman sepermainan. Oleh sebab itu, peran kelompok pergaulan juga sangat memengaruhi.
  4. Media massa cetak atau elektronik. Saat ini sudah banyak sekali media yang memberikan hal positif maupun negatif bagi anak. Misalnya saja anak sekarang lebih kosumtif saat melihat banyak iklan-iklan suatu produk. Nah, jadi itulah betapa pentingnya sosialisasi. Dimulai dari lingkungan atau lingkup yang terkecil.
Semoga, artikel ini bermanfaat ☺☺👫👭